|
Article on other languages:
|
Serangan 11 September 2001 ialah empat serangan terorisme yang terjadi pada tanggal 11 September 2001. Mereka mengambil empat pesawat dan menabrakkan ketiganya ke bangunan di Amerika Serikat. Sebenarnya targetnya ada empat bangunan, namun pada kasus terakhir, para teroris gagal. Sekitar 3.000 orang tewas dalam serangan terorisme ini.
Kronologi
Para teroris itu ingin menabrakkan pesawat ke U.S. Capitol Building atau Gedung Putih. Penumpang di pesawat itu mencoba mengambil alih pesawat, dan para teroris menabrakkan pesawat cepat saat pesawat jatuh. Tiap orang dari keempat pesawat tewas, termasuk seluruh penabraknya. Ribuan jiwa di World Trade Center dan Pentagon juga tewas, dan kedua menara World Trade Center jatuh dan hancur. Inilah serangan terbesar oleh orang non-Amerika pada AS sejak 1814. Setelah seranganDalam beberapa jam setelah serangan, FBI telah mampu mendapatkan nama-nama dan data personal dari pilot dan pembajak yang dicurigai.[1][2] Koper Muhammad Atta, yang tidak diteruskan dari penerbangan Portlandnya ke penerbangan 11, berisi berkas-berkas yang membuka identitas semua 19 pembajak, dan petunjuk penting lainnya mengenai rencana mereka, motif, dan latar belakang.[3] Pada hari penyerangan, NSA menyadap komunikasi yang menunjuk pada Osama bin Laden. Badan intelijensi Jerman juga mendapatkan hasil yang sama. [4][5] Pada 27 September 2001, FBI mempublikasikan foto-foto dari 19 pembajak bersama informasi mengenai kemungkinan nasionalitasnya dan nama-nama aliasnya. [6] Lima belas dari penyerang berasal dari Arab Saudi, dua dari Uni Emirat Arab, satu dari Mesir, dan satu dari Lebanon. [7] Berlawanan dengan profil penyerang bunuh diri pada umumnya, pembajak-pembajak tersebut terdidik, dewasa, dimana sistem kepercayaannya sudah terbentuk sepenuhnya.[8] Osama Bin LadenPersis sebelum pemilihan presiden Amerika Serikat pada tahun 2004, di dalam sebuah pernyataan video terekam, Osama bin Laden mengakui keterlibatan al-Qaeda pada penyerangan Amerika Serikat dan mengakui hubungan dia secara langsung pada serangan tersebut. Dia berkata bahwa serangan tersebut dilakukan karena "kami bebas...dan untuk mendapatkan kebebasan bagi negara kami. Seperti kalian meremehkan keamanan kita, kita meremehkan keamanan kalian."[9] Osama bin Laden berkata bahwa dia sendiri telah memimpin 19 pembajak pesawat [10] Di dalam video tersebut dia berkata, "Kita telah sepakat dengan Komandan Jendral Muhammad Atta, Allah mengasihi dia, bahwa semua operasi akan dilaksanakan dalam 20 menit sebelum Bush dan pemerintahannya menyadari" [11] Video lain yang didapatkan oleh Al Jazeera pada September 2006 menunjukkan Osama bin Laden bersama dengan Ramzi Binalshibh, dan 2 pembajak Hamza al-Ghamdi and Wail al-Shehri, pada saat mereka bersiap2 untuk penyerangan. [12] Para Teroris Pembajakan Pesawat Terbang Dalam Peristiwa 9/11Di bawah ini adalah 19 teroris yang membajak United Airlines dan American Airlines dalam peristiwa 9/11: American Airlines Penerbangan 11:
United Arlines Penerbangan 175:
American Airlines Penerbangan 77:
United Airlines Penerbangan 93:
Teori Konspirasi Pelaku Peristiwa 9/11Di bawah ini ialah beberapa pihak yang dicurigai sebagai dalang serangan 11 September menurut teori konspirasi yang beredar:
Catatan Kaki
Wikimedia Commons memiliki galeri mengenai:
|
This article is from Wikipedia. All text is available under the terms of the GNU Free Documentation License.